Jumat, 09 September 2016

PERAN AHLI GIZI DALAM 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

Tuhan telah menciptakan umat manusia dengan rancangan yang sangat indah yaitu bertemunya sel sperma dengan sel telur hingga menghasilkan seorang anak dalam kandungan ibu.
Sejak masih dalam kandungan, Tuhan telah membekali manusia dengan akal dan pikiran. Tinggal bagaimana seorang ibu dalam masa kehamilan dan menyusui dapat mengatur pola makannya sesuai dengan kebutuhannya sehari-hari, agar gizinya dapat terpenuhi, sehingga menghasilkan generasi yang sehat dan cerdas yang nantinya dapat mempengaruhi kualitas dari suatu bangsa atau negara kita Indonesia.
Perlu diketahui bahwa 1000 hari pertama kehidupan yaitu sejak awal manusia berada dalam rahim seorang ibu. Dihitung mulai dari anak masih dalam kandungan (9 bulan 10 hari=280 hari) dan sampai anak tersebut berusia 2 tahun (720 hari),  dengan catatan 1 bulan=30 hari. Jika 1000 hari tersebut dibagi berdasarkan tahapan kehidupan anak, maka ada 5 titik kritis yang harus diperhatikan pada seorang anak ialah:
1. Masih dalam kandungan =280 hari
2. Umur 0-6 bulan  = 180 hari
3. Umur 6-8 bulan = 60 hari
4. Umur 8-12 bulan= 120 hari
5. Umur 12-24 bulan = 360 hari

Pemenuhan gizi yang optimal selama masa 1000 hari pertama kehidupan tentunya dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak yang nantinya menjadi dewasa hingga lanjut usia baik itu dari fisiknya maupun dari intelektualnya. Beberapa para ahli mengatakan bahwa periode 1000 hari pertama sering disebut window of opportunities atau sering juga disebut periode emas (golden period) didasarkan pada kenyataan bahwa pada masa janin sampai anak usia dua tahun terjadi proses tumbuh kembang yang sangat cepat dan tidak terjadi pada kelompok usia lain.
Pertumbuhan anak pada periode emas berlangsung secara cepat, yaitu selama tahun pertama dan kedua usia anak. Namun, dalam kasus-kasus kekurangan gizi, justru fakta menunjukkan bahwa penurunan status gizi terjadi pada periode ini. Oleh karena itu asupan makanan selama kehamilan sangatlah perlu untuk diperhatikan.
Departemen kesehatan RI juga menyatakan hal yang sama, selain untuk mendapatkan generasi penerus yang lebih berkualitas, juga untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil dan anak sejak dalam kandungan akan didapatkan generasi penerus yang lebih produktif sehingga dapat memajukan kualitas generasi muda. Sembilan pesan inti 1000 hari pertama kehidupan yaitu:
1. Selama hamil, makan makanan beraneka ragam
2. Memeriksa kehamilan 4x selama kehamilan
3. Minum tablet tambah darah
4. Bayi yang baru lahir inisiasi menyusui dini (IMD)
5. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan
6. Timbang BB bayi secara rutin setiap bulan
7. Berikan imunisasi dasar wajib bagi bayi
8. Lanjutkan pemberian ASI hingga berusia 2 tahun
9. Berikan MP ASI secara bertahap pada usia 6 bulan dan tetap memberikan ASI

Sebagai ahli gizi yang unggul, berdaya saing tinggi dan berakhlak mulia sesuai dengan visi dari Poltekkes Kemenkes Makassar jurusan gizi, bahwa peran seorang ahli gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan harus mampu dalam memberikan asupan gizi yang seimbang terutama pada masa kehamilan sampai anak usia 2 tahun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar